Perlu ART Menginap untuk Rumah Besar? Ini Jam Kerja ART dan Standar Tugasnya
Perlu ART menginap tapi rumah besar? Bagi banyak keluarga di Indonesia, rumah besar sering kali menjadi simbol kenyamanan. Namun di balik itu, ada konsekuensi yang tidak kecil: pekerjaan rumah yang nyaris tidak pernah benar-benar selesai. Banyak ruangan, aktivitas keluarga yang berjalan hampir sepanjang hari, serta tamu yang datang tanpa selalu terjadwal membuat pekerjaan domestik terasa terus berulang. Dalam kondisi seperti ini, ART pulang-pergi sering dianggap tidak lagi cukup, sehingga ART menginap dipilih sebagai solusi.
Masalahnya, keputusan menggunakan ART menginap kerap diambil tanpa pembahasan mendalam soal jam kerja dan standar tugas. Akibatnya, ART terlihat selalu sibuk, sementara majikan tetap merasa rumah kurang terurus. Di sinilah pentingnya memahami sistem dan jam kerja ART menginap secara lebih realistis.
Jam Kerja ART Menginap BUKAN 24 Jam, Ini Standar Realistisnya
Di Indonesia, masih banyak majikan yang secara tidak sadar memperlakukan ART menginap seolah bekerja sepanjang hari. Padahal, secara praktik yang sehat dan berkelanjutan, jam kerja ART menginap idealnya 8–10 jam efektif per hari, bukan dari bangun tidur sampai tidur lagi.
Contoh jam kerja yang umum dan realistis untuk rumah besar:
- Pagi: 06.00 – 10.00
(bersih area utama, dapur, persiapan aktivitas keluarga) - Istirahat: 10.00 – 13.00
(makan, ibadah, waktu pribadi) - Siang–sore: 13.00 – 17.00
(cuci, setrika, bersih area bergilir) - Malam: di luar jam kerja
kecuali ada kesepakatan khusus (misalnya acara keluarga)
Permintaan di luar jam ini bukan otomatis jam kerja, kecuali sudah disepakati sejak awal.
Kesalahan Paling Umum Majikan: Tidak Ada Jam “Selesai Kerja”
Banyak majikan menetapkan jam mulai kerja, tapi tidak pernah menetapkan jam selesai kerja. Akibatnya, ART tetap diminta membantu hal-hal kecil di malam hari: merapikan dapur setelah makan malam, mengambilkan barang, atau membersihkan area yang baru dipakai.
Secara akumulatif, ini membuat ART bekerja 12–14 jam sehari tanpa disadari, meski tidak terasa “berat” di awal. Jam kerja ART bukan dihitung dari berat-ringannya tugas, tapi dari lamanya waktu siap bekerja.
Standar Tugas Harus Mengikuti Jam Kerja, Bukan Sebaliknya
Kesalahan lain yang sering terjadi di rumah besar adalah menyusun daftar tugas panjang tanpa menghitung apakah semuanya masuk ke jam kerja harian ART.
Standar tugas yang realistis untuk ART menginap di rumah besar biasanya mencakup:
- Tugas harian (wajib): Area utama (ruang keluarga, dapur), kamar tidur yang aktif dipakai, cuci piring & dapur setelah jam makan utama
- Tugas bergilir (tidak setiap hari): Membersihkan kamar tamu, mengepel lantai tertentu, membersihkan balkon / teras
- Tugas mingguan: Kaca, gudang, area jarang dipakai
Jika semua tugas dipaksakan harian, jam kerja otomatis akan melebar dan tidak manusiawi. Untuk ukuran rumah besar, semua pekerjaan tersebut bisa ART kerjakan setiap hari jika Anda memiliki lebih dari 1 ART di rumah.
Baca Artikel terkait lainnya: Perlu ART Cuci, Masak, dan Beberes Sekaligus? Wajar atau Tidak?
Rumah Besar Lebih Cocok Sistem Rotasi, Bukan Sistem Kerja Rapi
Pada rumah besar, target “semua rapi setiap hari” hampir selalu berakhir dengan dua hal:
- ART kelelahan
- Hasil kerja tetap tidak maksimal
Pendekatan yang lebih sehat adalah rotasi area berdasarkan hari, misalnya:
- Senin–Selasa: lantai bawah
- Rabu–Kamis: lantai atas
- Jumat: area tambahan
Dengan sistem ini:
- Jam kerja tetap terkendali
- ART tahu kapan pekerjaannya selesai
- Majikan bisa menilai hasil kerja secara objektif
Hari Libur & Jam Istirahat Wajib Dibahas Sejak Awal
am kerja ART menginap tidak bisa dilepaskan dari hari libur dan waktu istirahat. Di banyak kasus, ART sebenarnya tidak keberatan bekerja keras, tapi tidak tahu kapan bisa benar-benar beristirahat.
Praktik yang umum dan sehat:
- 1 hari libur per minggu atau sistem libur berkala
- Jam tidur malam tidak terganggu
- Waktu istirahat siang yang nyata (bukan “nanti kalau sempat”)
Tanpa ini, konflik hampir pasti muncul setelah beberapa bulan.
ART Menginap Efektif Jika Jam Kerjanya Jelas Sejak Hari Pertama
ART menginap memang cocok untuk rumah besar, asal jam kerja dan standar tugasnya dihitung secara realistis, bukan berdasarkan asumsi “kan tinggal di rumah”. Jam kerja yang jelas justru membuat ART lebih fokus, hasil kerja lebih rapi, dan hubungan kerja lebih panjang.
Melalui Cicana, Anda dapat mencari ART menginap sesuai kebutuhan rumah—termasuk untuk rumah besar—dengan gaji, jam kerja, dan hari libur yang disepakati sejak awal. Sebelum proses penempatan, Cicana memfasilitasi conference call tiga arah antara majikan, ART, dan tim Cicana, sehingga sistem kerja dapat dibahas dan dipahami bersama. Dengan komunikasi yang jelas sejak awal, proses penempatan menjadi lebih aman, nyaman, dan minim konflik.
Kunjungi www.cicana.co untuk mencari ART menginap dengan sistem kerja yang transparan dan sesuai kebutuhan rumah Anda. Konsultasi sekarang!
