Cara Menghitung Gaji Infal ART yang tidak Mudik Saat Lebaran
Gaji Infal ART – Setiap menjelang Lebaran, banyak keluarga menghadapi tantangan besar karena Asisten Rumah Tangga (ART) yang biasanya membantu pekerjaan rumah tangga memilih untuk mudik ke kampung halaman mereka. Namun, tidak sedikit juga ART yang memutuskan untuk tetap tinggal dan bekerja selama Lebaran, baik karena alasan pribadi maupun alasan lainnya.
Jika Anda beruntung memiliki ART yang bersedia tetap bekerja selama Lebaran, tentu ada kompensasi tambahan yang perlu diberikan. Artikel ini akan membahas secara detail dan transparan mengenai gaji infal ART yang tidak mudik saat Lebaran, berdasarkan referensi yang ada.
1. Pengertian Gaji Infal ART dan Alasan Wajib Diberikan
Gaji infal ART adalah upah khusus yang diberikan kepada Asisten Rumah Tangga yang tetap bekerja selama periode Lebaran dan tidak mudik. Infal bukan bonus sukarela, melainkan bentuk apresiasi atas pengorbanan waktu, tenaga, dan momen keluarga yang ditinggalkan oleh ART.
Pada saat Lebaran, beban kerja rumah tangga cenderung meningkat: aktivitas memasak lebih sering, rumah lebih ramai oleh tamu, serta kebutuhan pengasuhan anak dan perawatan lansia menjadi lebih intens. Oleh karena itu, pemberian gaji infal merupakan standar profesional agar hubungan kerja tetap adil dan saling menghargai.
2. Cara Dasar Menghitung Gaji Infal ART dengan Benar

Langkah awal perhitungan dimulai dari gaji bulanan ART.

Rumus gaji harian reguler:
Gaji bulanan ÷ 30 hari
Contoh:
Jika gaji bulanan Rp 2.000.000, maka gaji harian reguler sekitar Rp 67.000 per hari.
Namun perlu dipahami, tarif infal tidak menggunakan gaji harian reguler, melainkan tarif khusus harian yang lebih tinggi dan disepakati sejak awal. Periode infal umumnya berlangsung 7–10 hari selama Lebaran.
3. Daftar Gaji Infal ART Berdasarkan Jenis Pekerjaan (Full Day)
Setiap ART memiliki tugas yang berbeda, sehingga tarif gaji infal juga bisa berbeda berdasarkan beban kerja mereka. Berdasarkan referensi yang tersedia, berikut kisaran gaji infal untuk berbagai jenis pekerjaan selama Lebaran dari CICANA.CO Agar perhitungan mengalir dan realistis, berikut range gaji infal ART full day yang bisa dijadikan acuan:
| Kategori Pekerjaan | Live In (Menginap) | Live Out (Pulang-Pergi) |
|---|---|---|
| Housekeeper (Bersih-Bersih Rumah) | Rp 200.000 – 300.000 / hari | Rp 150.000 – 220.000 / hari |
| Babysitter (Pengasuh Anak) | Rp 270.000 – 350.000 / hari | Rp 220.000 – 270.000 / hari |
| Caregiver (Perawat Lansia) | Rp 270.000 – 350.000 / hari | Rp 220.000 – 270.000 / hari |
Catatan:
- Live in berarti ART tinggal di rumah majikan selama periode kerja
- Live out berarti ART pulang-pergi dan tidak menginap
- Tarif bisa lebih tinggi jika ART memiliki keahlian khusus
4. Contoh Perhitungan Gaji Infal ART Lebaran

Misalnya:
- Gaji bulanan: Rp 2.000.000
- Gaji harian reguler: Rp 67.000
- Periode infal: 5 hari
- ART bekerja sebagai Housekeeper Live In dengan tarif infal Rp 250.000 per hari
Perhitungannya:
Gaji reguler (20 hari):
20 × Rp 67.000 = Rp 1.340.000
Gaji infal (5 hari):
5 × Rp 250.000 = Rp 1.250.000
Total gaji bulan tersebut:
Rp 2.590.000
Perhitungan ini mencerminkan sistem yang adil karena memisahkan gaji normal dan gaji infal.
5. Hubungan Gaji Infal dengan THR dan Tips Menjaga Kerja Sama
Perlu ditegaskan bahwa gaji infal tidak menggantikan THR. THR tetap wajib diberikan sesuai masa kerja:
- Masa kerja ≥ 12 bulan: 1 bulan gaji penuh
- Masa kerja < 12 bulan: (masa kerja ÷ 12) × gaji bulanan
Agar ART tetap nyaman bekerja selama Lebaran:
- Sampaikan kesepakatan infal sejak awal
- Berikan waktu istirahat yang wajar
- Ciptakan suasana kerja yang saling menghargai
Dengan sistem perhitungan yang jelas, gaji infal ART yang tidak mudik saat Lebaran akan terasa adil, profesional, dan minim konflik bagi kedua belah pihak.
