Babysitter vs Beberes Momong: Perbedaan Jobdesk dan Gaji
Dalam kehidupan keluarga modern, kebutuhan akan bantuan pengasuhan anak dan pengelolaan rumah tangga menjadi semakin penting. Banyak orang tua dihadapkan pada pilihan antara Babysitter atau ART Beberes Momong. Meski terdengar mirip, keduanya memiliki perbedaan signifikan dari segi jobdesk, fokus kerja, hingga kisaran gaji.
CICANA melihat bahwa kesalahan memilih jenis pekerja sering kali berdampak pada kualitas pengasuhan anak, keharmonisan rumah tangga, hingga kenyamanan orang tua dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, pemahaman yang tepat menjadi kunci utama.
Pengertian Babysitter dan Beberes Momong
Apa Itu Babysitter?
Babysitter adalah tenaga kerja yang memiliki fokus utama pada pengasuhan anak. Tugas babysitter mencakup perawatan harian anak, pemantauan tumbuh kembang, pengaturan jadwal makan dan tidur, hingga stimulasi emosional dan intelektual sesuai usia anak.
Babysitter umumnya tidak dibebani pekerjaan rumah tangga, sehingga dapat memberikan perhatian penuh kepada anak sepanjang waktu kerja.
Apa Itu Beberes Momong?
Beberes momong adalah ART dengan peran ganda, yaitu mengurus pekerjaan rumah tangga sekaligus membantu menjaga anak. Selain momong, ART beberes momong biasanya bertanggung jawab atas kebersihan rumah, mencuci, menyetrika, dan memasak sederhana.
Peran ini menuntut kemampuan multitasking, namun fokus pengasuhan anak tidak selalu maksimal karena terbagi dengan pekerjaan rumah.
Perbedaan Jobdesk Babysitter vs Beberes Momong
Jobdesk Babysitter
- Mengasuh bayi atau anak sesuai usia
- Menyiapkan dan memberi makan anak
- Mengganti popok dan memandikan anak
- Menjaga jadwal tidur dan aktivitas anak
- Mengajak bermain edukatif
- Memantau kondisi kesehatan dan emosi anak
Jobdesk Beberes Momong
- Membersihkan dan merapikan rumah
- Mencuci dan menyetrika pakaian
- Memasak kebutuhan keluarga
- Menjaga anak di sela pekerjaan rumah
- Membantu kebutuhan dasar anak
Perbedaan ini menunjukkan bahwa babysitter berfokus pada kualitas pengasuhan, sedangkan beberes momong menekankan efisiensi pekerjaan rumah tangga.
Perbedaan Fokus Kerja yang Berdampak Langsung ke Anak
CICANA menekankan bahwa fokus kerja adalah faktor krusial:
- Babysitter: fokus 100% pada anak
- Beberes momong: fokus terbagi antara rumah dan anak
Pada anak usia bayi dan balita, perbedaan fokus ini sangat berpengaruh terhadap keamanan, kenyamanan, serta perkembangan emosional anak.
Kisaran Gaji Beberes Momong Berdasarkan Pengalaman
Di CICANA, gaji ART Beberes Momong ditentukan berdasarkan pengalaman kerja karena perannya bersifat multifungsi.
Beberes Momong Junior
Pengalaman < 1 tahun
Kisaran gaji: Rp 2,0 – Rp 2,3 juta per bulan
Beberes Momong Medior
Pengalaman 1–3 tahun
Kisaran gaji: Rp 2,3 – Rp 2,6 juta per bulan
Beberes Momong Senior
Pengalaman > 3 tahun
Kisaran gaji: Rp 2,6 – Rp 3,0 juta per bulan
Beberes momong cocok untuk keluarga dengan anak usia sekolah atau rumah tangga dengan aktivitas sedang.
Kisaran Gaji Babysitter Menginap (Live In)
Karena fokus dan tanggung jawabnya lebih besar, gaji babysitter live in berada di atas beberes momong, terutama jika memiliki sertifikasi.
Babysitter Junior
Pengalaman < 1 tahun
Gaji: Rp 2,3 – Rp 2,5 juta per bulan
Babysitter Medior
Pengalaman 1–3 tahun
Gaji: Rp 2,5 – Rp 3,0 juta per bulan
Babysitter Medior + Certified
Pengalaman 1–3 tahun + sertifikat
Gaji: Rp 3,5 – Rp 4,0 juta per bulan
Babysitter Senior
Pengalaman > 3 tahun
Gaji: Rp 3,0 – Rp 3,3 juta per bulan
Babysitter Senior + Certified
Pengalaman > 3 tahun + sertifikat
Gaji: Rp 4,0 – Rp 4,5 juta per bulan
CICANA sangat merekomendasikan babysitter bersertifikat untuk bayi, balita, atau anak dengan kebutuhan khusus.
Baca artikel lainnya: Panduan Gaji ART Menginap 2026 Untuk Wilayah Jabodetabek
Pilihan Terbaik Adalah yang Paling Sesuai Kebutuhan Keluarga
CICANA menegaskan bahwa perbedaan Babysitter dan Beberes Momong tidak hanya soal gaji, tetapi Tidak ada pilihan yang sepenuhnya benar atau salah. Babysitter unggul dalam fokus dan kualitas pengasuhan, sementara beberes momong unggul dalam efisiensi dan fleksibilitas. Kunci utamanya adalah memahami kebutuhan anak, kondisi keluarga, serta kesiapan orang tua dalam terlibat langsung.
Anak yang diasuh dengan perhatian, kasih sayang, dan konsistensi akan tumbuh menjadi pribadi yang sehat secara fisik maupun emosional.
