ART Libur Lebaran: Berapa Hari yang Wajar?
Libur lebaran 2026 tinggal menghitung minggu. Menjelang Hari Raya Idul Fitri, banyak keluarga mulai bertanya: ART libur Lebaran berapa hari yang wajar?Pertanyaan ini penting karena Lebaran adalah momen besar di Indonesia, bukan hanya untuk keluarga majikan, tetapi juga untuk ART yang ingin mudik dan berkumpul dengan keluarga di kampung halaman.
Tidak ada aturan baku yang secara khusus mengatur durasi libur ART saat Lebaran. Namun, ada praktik umum dan kesepakatan kerja yang bisa dijadikan acuan agar keputusan terasa adil bagi kedua belah pihak.
Secara Umum, Libur ART Bisa Mengikuti Cuti Bersama Pemerintah
Di Indonesia, pemerintah biasanya menetapkan beberapa hari cuti bersama dan hari libur nasional saat Idul Fitri. Secara praktik, ART umumnya berhak mendapatkan libur pada hari-hari tersebut.
Artinya, minimal:
- Libur Hari Raya Idul Fitri (H1 dan H2)
- Tambahan cuti bersama sesuai ketetapan pemerintah
Jika hanya mengikuti tanggal merah, biasanya total libur berkisar 2–4 hari, tergantung kalender nasional tahun tersebut. Namun dalam praktiknya, banyak ART mengambil libur lebih panjang karena faktor mudik.
Durasi Mudik yang Umum: Sekitar 7-10 Hari
Di Indonesia, tradisi mudik Lebaran bukan hanya 1–2 hari libur resmi. Banyak keluarga biasanya mudik jauh sebelum hari raya dan kembali beberapa hari setelahnya. Menurut observasi budaya mudik yang dipublikasikan dalam studi kualitatif, mudik secara budaya sering dilakukan sekitar 7 hari sebelum sampai 7 hari setelah Lebaran, total bisa mencapai ±14 hari perjalanan pulang-pergi.
Sementara itu dalam survei perilaku perjalanan mudik — seperti survey YouGov pada periode Lebaran berikutnya — banyak orang cenderung berangkat 2–6 hari sebelum Idul Fitri dan sebagian kembali 2–6 hari setelah hari raya, bahkan sekitar 35% responden memilih kembali lebih dari seminggu setelah Lebaran.
Dengan demikian, durasi mudik ART yang wajar jika diperhitungkan secara budaya dan praktik di lapangan biasanya:

Durasi ini juga sejalan dengan periode libur panjang nasional dan cuti bersama yang sering dikeluarkan pemerintah menjelang dan sesudah Idul Fitri, yang bisa memperpanjang ruang kosong untuk perjalanan mudik.
Apakah Gaji Tetap Dibayar Saat Libur Lebaran?
Jika libur mengikuti jadwal cuti bersama dan disepakati sejak awal, umumnya gaji tetap dibayar penuh. Ini dianggap bagian dari hak cuti tahunan.
Namun jika ART memperpanjang libur di luar kesepakatan, keluarga dan ART perlu berdiskusi kembali mengenai:
- Apakah tambahan hari dihitung cuti tahunan?
- Apakah ada potongan gaji?
- Atau diganti dengan lembur sebelum/ setelah Lebaran?
Transparansi penting agar tidak muncul rasa keberatan dari salah satu pihak.
Bagaimana Jika Keluarga Tetap Butuh Bantuan?
Banyak keluarga justru paling sibuk saat Lebaran — membersihkan rumah, menerima tamu, atau menyiapkan hidangan hari raya. Jika ART mengambil libur panjang, sebaiknya solusi sudah disiapkan jauh hari.
Beberapa opsi yang bisa dipertimbangkan:
- Menggunakan ART infal khusus periode Lebaran
- Menambah ART menginap sementara
- Mengatur ART pulang-pergi untuk beberapa hari
Dengan persiapan lebih awal, keluarga tidak perlu panik menjelang hari raya.
Libur ART Lebaran yang Wajar Adalah yang Disepakati Bersama
ART libur Lebaran yang wajar umumnya mengikuti cuti bersama pemerintah dan dalam praktiknya berkisar 7–10 hari untuk mudik. Namun tidak ada angka yang mutlak benar. Yang paling penting adalah komunikasi terbuka dan kesepakatan yang jelas sejak awal.
Jika Anda membutuhkan ART pengganti saat ART mudik, Anda bisa mencari melalui Cicana. Tersedia beragam layanan ART atau Babysiter untuk menginap, pulang pergi, atau infak khusus selama lebaran.
Konsultasikan kebutuhan Anda sekarang melalui WhatsApp Customer Service kami di nomor 0822-1111-3614.
