Bolehkah ART Tidak Mudik Lebaran? Ini Cara Atur Gaji dan Libur ART

Bolehkah ART Tidak Mudik Lebaran? Ini Cara Atur Gaji dan Libur ART

mudik lebaran 2026

Mudik lebaran sebentar lagi. Menjelang Hari Raya Idul Fitri, banyak keluarga mulai memikirkan satu hal penting: bagaimana pengaturan libur dan gaji ART saat Lebaran? Bolehkah ART tidak mudik? Apakah tetap bekerja saat Lebaran dihitung lembur biasa atau masuk kategori khusus?

Pertanyaan ini wajar muncul karena momen Lebaran identik dengan cuti bersama nasional. Di Indonesia, umumnya ART mengikuti kebijakan cuti bersama pemerintah, terutama jika ART bekerja dengan sistem kerja tetap (menginap atau pulang-pergi bulanan). Namun, semuanya kembali pada kesepakatan kerja yang dibuat sejak awal.

1. Libur Lebaran ART Biasanya Mengikuti Cuti Bersama Pemerintah

Secara praktik umum, ART mendapatkan libur saat Hari Raya Idul Fitri dan cuti bersama sesuai kebijakan pemerintah. Artinya, jika pemerintah menetapkan beberapa hari cuti nasional, maka ART juga berhak atas hari libur tersebut.

Namun ada beberapa variasi di lapangan:

  • ART menginap biasanya mengikuti libur nasional + tambahan cuti pribadi
  • ART pulang-pergi mengikuti hari merah dan cuti bersama
  • Durasi mudik bisa 3–7 hari, tergantung kesepakatan

Karena itu, penting membicarakan sejak awal: apakah ART akan mengambil libur penuh, sebagian, atau tetap bekerja saat Lebaran. Lebih dari libur yang ditetapkan oleh pemerintah itu lebih baik, tapi asal jangan kurang ya Moms!

2. Jika ART Tetap Bekerja Saat Lebaran, Itu Termasuk Sistem Infal

Hal yang sering belum dipahami adalah: jika ART tetap bekerja saat hari raya Idul Fitri, terutama pada hari H Lebaran, maka praktiknya masuk dalam kategori ART infal.

ART infal adalah pekerja yang bertugas menggantikan ART yang libur atau bekerja khusus di periode tertentu seperti Lebaran. Jika ART reguler tidak mudik dan tetap bekerja penuh saat Lebaran, biasanya kompensasi yang berlaku mendekati skema infal karena beban kerja meningkat dan hari tersebut adalah hari besar nasional.

Skema yang umum terjadi:

  • Gaji infal harian khusus hari raya
  • Tarif harian khusus periode Lebaran
  • Bonus Lebaran seperti THR

Karena itu, bekerja saat Lebaran bukan sekadar “tidak mudik”, tetapi perlu dihitung secara adil sebagai periode khusus. Umumnya periode infal minimal 4 hari di hari lebaran, selebihnya ini dapat disepakati bersama atau mengikuti libur yang diberlakukan oleh pemerintah.

3. Cara Mengatur Gaji Jika ART Tidak Mudik

Jika ART memilih tetap bekerja saat Lebaran, pengaturan gaji harus jelas agar tidak menimbulkan salah paham.

Beberapa pendekatan yang sering digunakan keluarga:

  • Tambahan bayaran harian khusus hari raya (rate infal harian)
  • Bonus Lebaran seperti THR
  • Kesepakatan kerja dan durasi infal yang disepakati
  • Libur pengganti setelah periode Lebaran selesai (jika ada)

Yang terpenting adalah transparansi. Jangan sampai ART merasa bekerja ekstra tanpa apresiasi, atau keluarga merasa terbebani karena tidak ada kesepakatan yang disusun sebelumnya.

Baca Artikel terkait lainnya:

4. Alternatif Jika ART Tetap Ingin Mudik

Banyak ART tetap memilih mudik karena ingin berkumpul dengan keluarga. Jika itu terjadi, keluarga tidak perlu panik.

Solusi yang bisa dipertimbangkan:

  • Menggunakan ART infal khusus periode Lebaran
  • Menambah ART menginap sementara
  • Menggunakan ART pulang-pergi untuk periode tertentu

Dengan sistem ini, rumah tetap terurus tanpa harus memaksa ART reguler membatalkan mudik.

5. Rate Gaji ART Infal 2026 Cicana (Full Day)

Jika ART bekerja saat Lebaran atau periode cuti bersama, maka sistemnya masuk kategori ART infal (pengganti sementara / kerja periode khusus). Skema gajinya berbeda dari gaji bulanan reguler karena dihitung harian (full day).

Berikut estimasi rate gaji ART infal 2026 di Cicana:

Catatan Penting:

  • Rate berlaku untuk sistem full day (±8–10 jam kerja)
  • Periode Lebaran biasanya termasuk peak season
  • Bisa ada penyesuaian tergantung kebutuhan khusus (anak balita, lansia, dll)
  • Tidak termasuk transport jika diperlukan

Dengan sistem ini, keluarga bisa tetap terbantu saat ART reguler mudik tanpa harus mengubah struktur kerja jangka panjang.

Lebaran jadi Lebih Aman dengan ART Infal Andalan

ART boleh tidak mudik Lebaran, tetapi jika tetap bekerja saat hari raya, maka sistemnya sebaiknya dihitung sebagai periode infal atau hari kerja khusus dengan kompensasi yang adil. Sementara itu, secara umum libur Lebaran ART mengikuti kebijakan cuti bersama pemerintah, kecuali ada kesepakatan lain.

Jika Anda membutuhkan ART untuk kebutuhan Lebaran — baik untuk menggantikan ART yang mudik maupun tambahan tenaga saat momen sibuk — Anda bisa mencari melalui Cicana.

Tersedia berbagai pilihan:

👉 Konsultasikan kebutuhan Lebaran Anda sekarang untuk dapatkan solusi yang sesuai sebelum hari raya tiba. Hubungi kami di WhatsApp 0822-1111-3614.