Tugas ART yang Sering Disalahpahami Majikan: Ini Faktanya!
Mempekerjakan Asisten Rumah Tangga (ART) memang sangat membantu meringankan pekerjaan di rumah. Namun, tanpa disadari, masih banyak majikan yang memiliki ekspektasi berlebihan atau kurang tepat tentang tugas ART.
Tidak sedikit yang menganggap ART harus bisa mengerjakan semua hal, mulai dari bersih-bersih, mengurus anak, memasak, hingga merawat orang sakit sekaligus. Padahal, setiap ART memiliki jobdesk yang berbeda, tergantung kesepakatan sejak awal.
Supaya tidak terjadi salah paham yang bisa memicu konflik, penting untuk memahami apa saja sebenarnya tugas ART dan mana yang bukan tanggung jawab utamanya.
Apa Sebenarnya Tugas ART di Rumah?
Secara umum, tugas ART berfokus pada pekerjaan rumah tangga sehari-hari. Beberapa tanggung jawab utama biasanya meliputi:
- Menyapu dan mengepel rumah
- Mencuci dan menyetrika pakaian
- Membersihkan kamar mandi
- Merapikan ruangan
- Membantu menyiapkan kebutuhan rumah tangga
Namun, detail pekerjaan bisa berbeda-beda tergantung kebutuhan setiap keluarga dan kesepakatan kerja di awal.
Masalah sering muncul ketika tidak ada pembagian tugas yang jelas sejak awal, sehingga ART dianggap harus bisa melakukan semuanya.
Tugas ART yang Sering Disalahpahami Majikan
Berikut beberapa kesalahpahaman yang paling sering terjadi di rumah tangga:
1. ART Dianggap Otomatis Bisa Mengurus Anak
Banyak majikan mengira ART pasti bisa sekaligus menjadi babysitter. Padahal, mengurus anak apalagi bayi membutuhkan perhatian, pengalaman, dan keterampilan khusus.
Jika sejak awal ART direkrut untuk fokus bersih-bersih, maka tugas menjaga anak seharusnya dibicarakan dan disepakati terlebih dahulu. Babysitter memiliki peran yang lebih spesifik dibandingkan dengan ART umum.
2. ART Dianggap Bisa Merawat Orang Sakit atau Lansia
Merawat orang sakit atau lansia bukan pekerjaan yang ringan. Dibutuhkan kesabaran, pengetahuan dasar perawatan, bahkan terkadang keterampilan medis sederhana.
Tidak semua ART memiliki pengalaman atau kesiapan untuk menjalankan peran ini. Karena itu, penting untuk membedakan antara ART umum dan caregiver.
3. ART Harus Bisa Memasak Semua Menu
Memasak memang sering menjadi bagian dari tugas ART, tetapi tidak semua ART terbiasa dengan menu tertentu, terutama masakan khusus seperti diet sehat, MPASI bayi, atau menu yang kompleks.
Tanpa arahan yang jelas, ekspektasi ini bisa membuat ART merasa tertekan.
4. ART Dianggap Siap Kerja 24 Jam
ART, terutama yang live in, sering dianggap selalu siap membantu kapan saja. Padahal, mereka juga butuh waktu istirahat.
Jam kerja yang tidak jelas bisa membuat ART cepat lelah dan tidak optimal dalam bekerja. Memberikan waktu istirahat yang cukup justru membantu mereka bekerja lebih baik.
5. Semua Pekerjaan Rumah Harus Dikerjakan Sendiri
Di rumah besar dengan banyak anggota keluarga, terkadang beban kerja terlalu banyak untuk satu orang ART.
Tanpa disadari, tugas yang menumpuk bisa membuat pekerjaan terasa sangat berat. Di sinilah pentingnya pembagian kerja yang realistis.
Kenapa Kesalahpahaman Ini Sering Terjadi?
Ada beberapa alasan kenapa majikan dan ART sering tidak sejalan soal tugas:
- Tidak ada penjelasan jobdesk di awal
- Ekspektasi yang terlalu tinggi
- Pengalaman sebelumnya yang berbeda
- Kurangnya komunikasi terbuka
Banyak majikan merasa hal-hal tertentu adalah “pekerjaan biasa,” sementara ART belum tentu menganggapnya demikian.
Dampak Jika Jobdesk Tidak Jelas
Ketidakjelasan tugas bisa berdampak pada banyak hal, seperti:
- ART cepat merasa lelah dan stres
- Pekerjaan tidak maksimal
- Komunikasi jadi tidak nyaman
- Hubungan kerja mudah renggang
Padahal, hubungan yang baik antara majikan dan ART sangat penting untuk kenyamanan di rumah.
Tips Agar Tugas ART Lebih Jelas Sejak Awal
Agar kerja sama berjalan lebih lancar, ada beberapa hal yang bisa dilakukan:
1. Jelaskan tugas secara detail sejak awal
Sebutkan pekerjaan utama yang diharapkan setiap hari.
2. Diskusikan ekspektasi dengan terbuka
Tanyakan juga kemampuan dan pengalaman ART.
3. Bedakan peran ART, babysitter, dan caregiver
Pastikan posisi yang dicari sesuai dengan kebutuhan rumah.
4. Buat rutinitas kerja harian
Ini membantu ART memahami prioritas pekerjaan.
5. Bangun komunikasi yang nyaman
Jika ada tambahan tugas, sebaiknya dibicarakan dengan baik.
Temukan ART yang Sesuai Kebutuhan dengan Filtering yang Lebih Tepat
Memahami tugas ART sejak awal akan membantu Buibu menentukan tipe pekerja seperti apa yang sebenarnya dibutuhkan di rumah. Apakah fokus bersih-bersih, masak, atau membantu jaga anak — semuanya bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing keluarga.
Agar tidak salah pilih, Buibu bisa memanfaatkan fitur Ready to Work CICANA untuk melakukan filtering kandidat berdasarkan posisi kerja, kemampuan, hingga kriteria tertentu. Dengan begitu, proses mencari ART jadi lebih cepat, terarah, dan sesuai ekspektasi sejak awal. untuk konsultasi pekerja lebih lanjut
Penasaran ingin lihat kandidat yang siap kerja dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan rumah? Coba cek di: READY TO WORK BY CICANA atau hubungi ADMIN kami untuk konsultasi pekerja lebih lanjut.
