ART Baru di Rumah? Ini 8 Tips Biar Anak Cepat Nyaman
ART baru di rumah bisa membawa banyak perubahan dalam rutinitas keluarga. Buat orang tua, kehadiran ART tentu membantu pekerjaan rumah jadi lebih teratur. Tapi buat anak, hadirnya orang baru di rumah bisa terasa asing, apalagi kalau sebelumnya anak terbiasa hanya bersama orang tua atau pengasuh yang berbeda.
Anak mungkin jadi lebih pendiam, menjaga jarak, atau justru terus mencari perhatian dari orang tua. Hal seperti ini sebenarnya wajar. Anak membutuhkan waktu untuk mengenal dan membangun rasa percaya dengan orang baru.
Supaya proses adaptasi berjalan lebih nyaman, Buibu bisa mencoba beberapa cara berikut.
1. Kenalkan ART Baru Secara Bertahap
Jangan langsung meminta anak menghabiskan banyak waktu bersama ART baru. Mulai dengan perkenalan sederhana dan biarkan anak mengamati dari jarak yang membuatnya nyaman.
Buibu bisa mengenalkan nama, tugas, atau aktivitas sederhana yang akan dilakukan bersama. Misalnya, “Ini Kak Rani, nanti Kak Rani bantu Ibu beberes dan nemenin kamu main.”
Dengan begitu, anak punya gambaran bahwa kehadiran ART baru di rumah bukan sesuatu yang perlu ditakuti.
2. Jangan Memaksa Anak Langsung Dekat
Setiap anak punya waktu adaptasi yang berbeda. Ada yang dalam beberapa hari sudah mulai mengajak ngobrol, tetapi ada juga yang membutuhkan waktu lebih lama.
Kalau anak belum mau diajak bermain atau digendong ART baru, sebaiknya jangan dipaksa. Berikan kesempatan untuk anak mengenal ART secara perlahan.
Rasa nyaman akan lebih mudah terbentuk ketika anak merasa punya kendali atas proses pendekatannya.
3. Libatkan Anak dalam Aktivitas Sederhana
Salah satu cara mengenalkan ART kepada anak adalah melalui aktivitas yang ringan dan menyenangkan.
Misalnya:
- Mengajak anak merapikan mainan bersama.
- Membaca buku cerita.
- Menyiapkan camilan.
- Bermain puzzle atau menggambar.
- Menyiram tanaman bersama.
Aktivitas sederhana seperti ini bisa menjadi kesempatan bagi anak dan ART untuk berinteraksi tanpa terasa dipaksakan.
4. Tetap Pertahankan Rutinitas Anak
Kehadiran ART baru tidak berarti seluruh rutinitas anak harus berubah.
Jam makan, tidur, sekolah, bermain, dan aktivitas favorit anak sebaiknya tetap dibuat konsisten. Rutinitas yang familiar dapat membantu anak merasa lebih aman ketika ada orang baru di rumah.
Buibu juga bisa memberi tahu ART mengenai kebiasaan anak, seperti makanan favorit, waktu tidur, cara menenangkan anak, atau aktivitas yang biasanya membuat anak senang.
5. Berikan Contoh Interaksi yang Positif
Anak banyak belajar dari cara orang tua berinteraksi dengan orang lain.
Saat berbicara dengan ART baru, tunjukkan komunikasi yang sopan, hangat, dan saling menghargai. Anak akan melihat bahwa ART adalah bagian dari lingkungan rumah yang aman dan dapat dipercaya.
Tidak perlu memaksa anak untuk langsung memanggil dengan sebutan tertentu. Yang terpenting, anak melihat adanya hubungan yang positif antara orang tua dan ART.
6. Beri ART Waktu untuk Mengenal Karakter Anak
Adaptasi bukan hanya proses untuk anak. ART baru juga membutuhkan waktu untuk mengenal anak, terutama jika setiap anak memiliki karakter dan kebiasaan yang berbeda.
Sampaikan informasi penting kepada ART, misalnya:
- Kebiasaan tidur dan makan anak.
- Hal yang membuat anak nyaman atau tidak nyaman.
- Aktivitas favorit anak.
- Cara anak biasanya menunjukkan rasa lelah atau kesal.
- Aturan yang berlaku di rumah.
Komunikasi sejak awal dapat membantu ART memahami kebutuhan anak dan menghindari kesalahpahaman selama masa adaptasi.
7. Beri Apresiasi Saat Anak Mulai Nyaman
Ketika anak mulai mau berbicara, bermain, atau melakukan aktivitas bersama ART, berikan respons positif.
Tidak perlu berlebihan. Kalimat sederhana seperti, “Wah, sekarang sudah mau main sama Kakak, ya,” bisa membantu anak merasa bahwa proses tersebut adalah sesuatu yang positif.
Namun, tetap hindari membandingkan anak dengan anak lain atau mengatakan bahwa anak “harusnya” sudah dekat dengan ART.
8. Pilih ART yang Sesuai dengan Kebutuhan Keluarga
Proses adaptasi akan lebih mudah jika ART yang dipilih sesuai dengan kebutuhan keluarga dan karakter anak.
Misalnya, keluarga dengan balita mungkin membutuhkan ART yang terbiasa menangani aktivitas anak. Sementara keluarga dengan anak sekolah mungkin lebih membutuhkan ART yang mampu membantu menjaga rutinitas rumah dan kebutuhan anak setelah sekolah.
Karena itu, proses mencari ART sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan pengalaman kerja, tetapi juga kebutuhan dan kondisi rumah secara keseluruhan.
Anak Butuh Waktu untuk Nyaman dengan ART Baru
Tidak ada waktu pasti kapan anak akan langsung nyaman dengan ART baru. Yang terpenting adalah memberikan ruang untuk beradaptasi, menjaga rutinitas, dan membangun interaksi secara bertahap.
Di sisi lain, orang tua juga perlu memastikan bahwa ART yang dipilih memiliki pengalaman dan kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan keluarga.
Kalau Buibu sedang cari ART dan ingin prosesnya lebih terarah, CICANA bisa membantu.
Melalui proses rekrutmen dan seleksi yang terstruktur, CICANA membantu keluarga menemukan kandidat ART, babysitter, caregiver, hingga driver sesuai kebutuhan. Jadi, Buibu nggak perlu mulai semuanya dari nol.
Cari ART untuk bantu keluarga di rumah? Cari yang sesuai bersama CICANA.
👉 Cek kandidat ART di CICANA: https://cicana.co/readytowork
📱 Konsultasi: WhatsApp CICANA 0822-1111-3614
