Cicana Berbagi Perspektif dalam Studi PUSKAPA UI dan London School of Hygiene and Tropical Medicine tentang Pekerja Rumah Tangga Muda di Indonesia
Pekerja rumah tangga (PRT) memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas banyak keluarga di Indonesia. Mulai dari membantu pekerjaan domestik, menjaga kebersihan rumah, hingga membantu pengasuhan anak, keberadaan asisten rumah tangga sering kali menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari.
Namun di balik kebutuhan tersebut, sektor pekerja domestik masih menghadapi berbagai tantangan. Mulai dari sistem rekrutmen yang belum sepenuhnya terstandar hingga masih terbatasnya akses pelatihan bagi para pekerja.
Pada 13 Maret 2026, Cicana Indonesia Corp berkesempatan berbagi perspektif dalam sebuah wawancara penelitian yang dilakukan oleh Pusat Kajian dan Advokasi Perlindungan dan Kualitas Hidup Anak Universitas Indonesia (PUSKAPA UI) bersama London School of Hygiene and Tropical Medicine. Diskusi ini merupakan bagian dari studi untuk memahami situasi pekerja rumah tangga di Indonesia, khususnya pekerja rumah tangga muda.
Berawal dari Kebutuhan Sistem Penyaluran yang Lebih Transparan
Cicana berdiri pada tahun 2019 dengan tujuan menghadirkan sistem penyaluran tenaga kerja rumah tangga yang lebih transparan dan profesional. Kehadiran platform ini berangkat dari berbagai pengalaman yang ditemui baik oleh keluarga yang mencari pekerja rumah tangga maupun oleh para pekerja itu sendiri.
Banyak keluarga mengalami kesulitan menemukan pekerja yang sesuai karena proses rekrutmen masih berlangsung secara informal. Informasi mengenai pengalaman kerja, kemampuan, serta kesiapan pekerja sering kali tidak tersedia secara jelas.
Di sisi lain, pekerja rumah tangga juga sering menghadapi keterbatasan akses terhadap peluang kerja yang aman dan transparan. Karena itu, diperlukan sistem yang dapat menjembatani kebutuhan kedua belah pihak.
“Cicana lahir dari keresahan dua sisi sekaligus—majikan yang sulit menemukan pekerja yang cocok, dan pekerja yang sulit mendapatkan akses kerja yang aman, adil, dan transparan,” Jelas Annisa Kartika, CEO Cicana.
Tantangan dalam Ekosistem Pekerja Rumah Tangga
Dalam diskusi penelitian ini, salah satu topik yang dibahas adalah berbagai tantangan yang masih dihadapi sektor PRT di Indonesia.
Beberapa tantangan yang sering ditemui antara lain:
- Stigma terhadap profesi pekerja rumah tangga
- Belum meratanya standar upah dan jam kerja
- Keterbatasan akses pelatihan dan pengembangan keterampilan
“Profesi pekerja rumah tangga sebenarnya memiliki kontribusi besar dalam kehidupan keluarga, tetapi sampai saat ini belum sepenuhnya dipandang sebagai pekerjaan profesional,” tutur CEO Cicana tersebut.
Tantangan tersebut menunjukkan bahwa sektor pekerjaan domestik masih membutuhkan perhatian dari berbagai pihak, baik dari pemerintah, lembaga penyalur, maupun masyarakat.
Dinamika Kebutuhan Keluarga dalam Mencari ART
Setiap keluarga memiliki kebutuhan yang berbeda ketika mencari pekerja rumah tangga. Ada yang membutuhkan bantuan untuk pekerjaan domestik sehari-hari, sementara keluarga lain lebih membutuhkan dukungan dalam pengasuhan anak atau merawat anggota keluarga lansia.
Dalam praktiknya, beberapa faktor yang sering menjadi pertimbangan keluarga ketika memilih pekerja rumah tangga antara lain:
- Pengalaman kerja sebelumnya
- Usia yang dianggap produktif
- Kemampuan melakukan pekerjaan rumah tangga dasar
- Kepribadian yang jujur dan dapat dipercaya
Hubungan kerja antara pekerja rumah tangga dan keluarga juga sangat dipengaruhi oleh faktor kecocokan dan komunikasi yang baik.
Peran Platform Digital dalam Memperluas Akses Kerja
Perkembangan teknologi digital membuka peluang baru dalam proses pencarian dan penyaluran tenaga kerja rumah tangga. Platform digital memungkinkan informasi mengenai pekerja dan kebutuhan keluarga dapat dipertemukan secara lebih efektif.
Melalui sistem berbasis platform, proses penyaluran dapat menjadi lebih transparan karena informasi mengenai profil pekerja dapat diakses secara lebih jelas.
Beberapa manfaat pendekatan digital dalam penyaluran pekerja rumah tangga antara lain:
- Memperluas akses kerja bagi calon pekerja
- Mempermudah keluarga menemukan pekerja yang sesuai
- Menyediakan informasi profil pekerja secara lebih transparan
- Membantu proses komunikasi antara pekerja dan keluarga
Pendekatan ini diharapkan dapat membantu menciptakan sistem PRT yang lebih profesional.
Teknologi membantu proses pencarian pekerja rumah tangga menjadi lebih terbuka, sehingga majikan dapat melihat profil pekerja secara lebih jelas sebelum mengambil keputusan,” jelas Annisa Kartika.
Kolaborasi Cicana untuk Meningkatkan Ekosistem Pekerja Rumah Tangga
Diskusi yang diselenggarakan pada 13 Maret 2026 bersama PUSKAPA UI dan London School of Hygiene and Tropical Medicine menjadi kesempatan untuk memperkaya pemahaman mengenai kondisi pekerja rumah tangga di Indonesia. Melalui pertukaran perspektif antara lembaga penelitian dan pelaku industri, berbagai pengalaman di lapangan dapat menjadi masukan untuk pengembangan kebijakan maupun praktik penyaluran yang lebih baik.
Ke depan, kolaborasi antara pemerintah, lembaga penelitian, platform digital, serta masyarakat diharapkan dapat membantu membangun ekosistem pekerja rumah tangga yang lebih profesional, transparan, dan memberikan perlindungan yang lebih baik bagi para pekerja.
Follow dan dapatkan informasi update tentang Cicana lainnya di LinkedIn official kami: Cicana Indonesia Corp
