Cara Membedakan ART yang Kaku vs ART yang Belum Terbiasa

Cara Membedakan ART yang Kaku vs ART yang Belum Terbiasa

ART

ART – Punya ART baru di rumah? Di minggu-minggu pertama, kamu mungkin merasa ada yang “nggak klik” atau suasana masih agak canggung. ART-nya kelihatan diam terus, kerjanya kayak serba kaku, atau malah keliatan takut-takut. Nah, pertanyaannya: dia emang orangnya kaku, atau cuma belum terbiasa aja?

Supaya kamu nggak salah paham dan bisa bangun hubungan kerja yang nyaman, yuk pelajari cara membedakan ART yang memang kaku vs yang sebenarnya cuma masih adaptasi.

1. Perhatikan Reaksi di Hari-Hari Awal

Wajar banget kalau ART baru terlihat canggung di minggu pertama. Apalagi kalau kamu termasuk tipe majikan yang terstruktur atau rumahmu punya banyak aturan. Biasanya, ART yang belum terbiasa akan tampak diam, hati-hati banget, dan cenderung nanya terus biar nggak salah.

Tapi kalau setelah berminggu-minggu masih sama nggak ada perkembangan dari sisi komunikasi atau inisiatif bisa jadi memang dia tipe yang kaku.

2. Lihat Cara Dia Berinteraksi

ART yang belum terbiasa biasanya akan mulai ‘cair’ pelan-pelan. Mereka mulai senyum, ngajak ngobrol, dan lebih berani ambil inisiatif setelah merasa aman dan nyaman.

Tapi kalau ART kamu tetap terlihat kaku, ngomong seperlunya, dan terkesan “dingin” padahal kamu sudah bersikap ramah, bisa jadi itu memang sifat dasarnya—bukan karena belum terbiasa.

3. Respons Terhadap Arahan

ART yang belum terbiasa cenderung terbuka terhadap arahan. Mereka akan mendengarkan, mencoba, dan kalau belum bisa, mereka akan bilang. Tapi ART yang kaku kadang justru terlihat ‘tertutup’—mereka nurut, tapi tanpa ekspresi, dan kadang malah nggak berani menyampaikan kesulitan atau kebingungan.

Beda lho antara nurut karena pengen belajar, dan nurut karena takut.

4. Lihat Inisiatifnya Seiring Waktu

Setelah beberapa minggu, ART yang sebenarnya cuma belum terbiasa biasanya mulai ambil inisiatif. Misalnya, tahu kapan harus nyapu tanpa disuruh, tahu urutan kerjaan pagi hari, atau mulai kenal kebiasaan kamu.

Kalau ART tetap pasif dan seperti ‘nunggu disuruh terus’ meski sudah diajari dan dikasih waktu adaptasi, mungkin dia memang tipe pekerja yang kaku atau nggak terlalu luwes.

5. Coba Bangun Percakapan Ringan

Salah satu cara ngetes apakah dia cuma belum nyaman adalah dengan ngajak ngobrol santai. Misalnya, tanya soal keluarganya, asal daerah, atau makanan kesukaan. Kalau dia mulai terbuka dan bisa nyambung ngobrol, artinya dia cuma butuh waktu.

Tapi kalau setiap diajak ngobrol tetap jawab sepotong-sepotong atau terlihat nggak nyaman, bisa jadi memang secara kepribadian dia lebih tertutup dan kaku.

Jadi, Harus Gimana?

Kalau dia cuma belum terbiasa beri waktu. Setiap orang butuh adaptasi berbeda-beda. Bantu dia dengan komunikasi yang jelas, arahan yang sabar, dan suasana kerja yang positif.

Kalau dia memang kaku secara karakter, kamu bisa pertimbangkan apakah itu masalah besar buat kamu. Beberapa ART memang nggak banyak bicara, tapi kerjanya rapi dan tanggung jawab. Kalau nggak mengganggu, nggak apa-apa. Tapi kalau bikin komunikasi jadi susah atau bikin suasana rumah nggak nyaman, kamu berhak cari yang lebih cocok.

Penting Untuk Mengetahui Karakter ART Sebelum Menghire

Saat bekerja, orang orang datang dari latar belakang berbeda, pengalaman kerja berbeda, dan karakter berbeda. Makanya penting buat kita sebagai majikan buat punya empati, tapi juga tahu batas.

Kenali, pahami, dan beri waktu. Tapi kalau setelah semua usaha itu kamu masih merasa nggak cocok, nggak apa-apa kok untuk cari yang lebih pas. Karena hubungan kerja yang sehat dimulai dari kecocokan dan komunikasi yang terbuka. Cari ART Aman dan Terpercaya? Cicana Solusinya! Hubungi Admin Sekarang!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *