Amanda Manopo Targetkan ASI Eksklusif dan Menyusui hingga 2 Tahun, Begini Caranya
Memberikan ASI eksklusif hingga enam bulan dan melanjutkan proses menyusui sampai anak berusia dua tahun merupakan impian banyak ibu. Hal tersebut juga menjadi komitmen yang dipegang oleh Amanda Manopo, yang kini tengah menikmati peran barunya sebagai seorang ibu setelah melahirkan putra pertamanya, Zac.
Aktris yang dikenal melalui berbagai sinetron dan film tersebut mengungkapkan bahwa dirinya berusaha memberikan yang terbaik bagi sang buah hati dengan mengombinasikan direct breastfeeding (DBF) atau menyusui langsung serta pumping ASI. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan nutrisi bayi tetap terpenuhi sekaligus mendukung tumbuh kembangnya secara optimal.
Lantas, seperti apa perjalanan Amanda Manopo dalam menyusui? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.
Amanda Manopo Menikmati Peran Baru sebagai Seorang Ibu
Setelah resmi menjadi ibu, Amanda Manopo mengaku merasakan pengalaman hidup yang benar-benar berbeda. Kehadiran sang putra membawa kebahagiaan sekaligus pembelajaran baru setiap harinya.
Menurut Amanda, menjadi ibu membuatnya memiliki perspektif baru mengenai kehidupan. Ia merasa setiap hari dipenuhi dengan pengalaman yang belum pernah dirasakan sebelumnya.
Beruntung, proses adaptasi Amanda sebagai ibu baru berjalan cukup lancar. Putranya, Zac, dikenal tidak terlalu rewel sehingga waktu istirahat Amanda masih relatif terjaga meski harus beberapa kali terbangun di malam hari untuk menyusui.
Kondisi tersebut tentu menjadi salah satu faktor yang membantu Amanda menikmati masa-masa awal menjadi orang tua tanpa tekanan berlebihan.
Amanda Manopo Targetkan ASI Eksklusif hingga 6 Bulan
Salah satu fokus utama Amanda setelah melahirkan adalah memberikan ASI eksklusif kepada putranya.
Sebagaimana diketahui, ASI eksklusif merupakan pemberian Air Susu Ibu tanpa tambahan makanan maupun minuman lain selama enam bulan pertama kehidupan bayi, kecuali obat-obatan atau vitamin sesuai anjuran tenaga kesehatan.
Dengan memberikan ASI eksklusif, bayi memperoleh berbagai manfaat seperti:
- Memenuhi kebutuhan nutrisi secara lengkap.
- Meningkatkan daya tahan tubuh bayi.
- Mengurangi risiko infeksi.
- Mendukung perkembangan otak dan saraf.
- Membantu pertumbuhan berat badan yang optimal.
Komitmen Amanda ini pun mendapat banyak dukungan dari para penggemarnya yang turut mengapresiasi pilihannya untuk mengutamakan kesehatan buah hati.
Mengandalkan DBF dan Pumping agar Kebutuhan ASI Tetap Terpenuhi
Dalam proses menyusui, Amanda Manopo tidak hanya mengandalkan Direct Breastfeeding (DBF), tetapi juga rutin melakukan pumping atau memompa ASI.
Strategi ini dipilih agar kebutuhan ASI bayi tetap tercukupi, terutama ketika diperlukan pemberian ASI perah dalam kondisi tertentu.
Apa Itu Direct Breastfeeding (DBF)?
Direct Breastfeeding (DBF) merupakan metode menyusui secara langsung dari payudara ibu kepada bayi.
Metode ini memiliki sejumlah manfaat, antara lain:
- Membantu meningkatkan ikatan emosional ibu dan bayi.
- Merangsang produksi ASI secara alami.
- Membantu bayi belajar mengisap dengan baik.
- Mengurangi risiko pembengkakan payudara.
Mengapa Amanda Juga Melakukan Pumping?
Selain DBF, Amanda juga melakukan pumping sebagai bagian dari strategi menyusui.
Menurutnya, langkah ini dilakukan karena putranya sedang mengejar berat badan ideal serta membantu mengurangi risiko penyakit kuning (jaundice) pada bayi baru lahir.
Dengan adanya stok ASI perah, kebutuhan ASI dapat dipenuhi secara lebih fleksibel tanpa mengurangi asupan nutrisi bayi.
Pumping juga dapat membantu menjaga produksi ASI tetap stabil, terutama ketika bayi belum menyusu secara optimal.
Target Menyusui hingga Anak Berusia 2 Tahun
Tidak hanya berfokus pada enam bulan pertama, Amanda Manopo juga memiliki target jangka panjang, yaitu menyusui hingga anak berusia dua tahun.
Target tersebut sejalan dengan rekomendasi organisasi kesehatan dunia yang menganjurkan pemberian ASI eksklusif selama enam bulan, kemudian dilanjutkan bersama makanan pendamping ASI (MPASI) hingga usia dua tahun atau lebih.
Meski demikian, Amanda menyadari bahwa perjalanan menyusui setiap ibu tidak selalu sama.
Keberhasilan menyusui dipengaruhi berbagai faktor, seperti:
- Produksi ASI.
- Kondisi kesehatan ibu.
- Kesehatan bayi.
- Dukungan keluarga.
- Kondisi psikologis ibu.
- Pola istirahat.
Karena itu, Amanda menyerahkan hasil akhirnya kepada Tuhan sembari terus berusaha memberikan yang terbaik bagi buah hatinya.
Amanda Manopo Memilih Menunda Diet Setelah Melahirkan
Di tengah banyaknya ibu yang ingin segera mengembalikan bentuk tubuh setelah persalinan, Amanda justru mengambil keputusan berbeda.
Ia memilih menunda program diet agar proses menyusui dapat berjalan maksimal.
Menurut Amanda, kebutuhan nutrisi ibu menyusui harus tetap menjadi prioritas karena akan memengaruhi kualitas ASI yang diberikan kepada bayi.
Oleh sebab itu, ia lebih memilih menjaga pola makan sehat daripada mengurangi porsi makanan secara drastis.
Keputusan tersebut juga menunjukkan pentingnya memahami bahwa masa menyusui bukanlah waktu yang tepat untuk menjalani diet ekstrem tanpa pengawasan tenaga medis.
Mengapa Ibu Menyusui Sebaiknya Tidak Diet Ketat?
Selama masa menyusui, tubuh membutuhkan energi tambahan untuk memproduksi ASI.
Diet yang terlalu ketat berisiko menyebabkan:
- Produksi ASI menurun.
- Ibu mudah lelah.
- Kekurangan nutrisi penting.
- Proses pemulihan pasca melahirkan menjadi lebih lambat.
- Gangguan kesehatan pada ibu.
Sebaliknya, ibu menyusui disarankan mengonsumsi makanan bergizi seimbang yang terdiri dari:
- Protein.
- Karbohidrat kompleks.
- Sayur dan buah.
- Lemak sehat.
- Air putih yang cukup.
Dengan pola makan yang baik, kebutuhan nutrisi ibu maupun bayi dapat terpenuhi secara optimal.
Perjalanan Menyusui Setiap Ibu Berbeda
Apa yang dijalani Amanda Manopo menjadi pengingat bahwa perjalanan menyusui tidak bisa disamakan antara satu ibu dengan ibu lainnya.
Ada ibu yang memiliki produksi ASI melimpah, sementara sebagian lainnya membutuhkan bantuan konselor laktasi, teknik pumping, maupun dukungan keluarga agar proses menyusui berjalan lancar.
Hal terpenting adalah memastikan bayi memperoleh nutrisi terbaik sesuai kondisi masing-masing keluarga.
Tidak perlu membandingkan pengalaman menyusui dengan orang lain karena setiap ibu memiliki tantangan yang berbeda.
Kebahagiaan Amanda Manopo dan Kenny Austin Menyambut Kelahiran Zac
Amanda Manopo dan suaminya, Kenny Austin, resmi menjadi orang tua setelah kelahiran putra pertama mereka yang diberi nama panggilan Zac.
Kabar bahagia tersebut diumumkan melalui media sosial dengan membagikan foto kaki mungil sang buah hati.
Unggahan tersebut langsung mendapat ribuan ucapan selamat dari rekan artis maupun para penggemar.
Sejak saat itu, Amanda mulai membagikan sedikit demi sedikit pengalaman barunya sebagai ibu, termasuk perjuangannya dalam memberikan ASI terbaik untuk sang putra.
Tips Menjaga Kelancaran ASI bagi Ibu Menyusui
Bagi para ibu yang ingin mengikuti jejak Amanda Manopo dalam memberikan ASI eksklusif, berikut beberapa hal yang dapat membantu menjaga produksi ASI tetap lancar:
- Susui bayi sesering mungkin sesuai kebutuhannya.
- Lakukan pumping secara rutin bila diperlukan.
- Konsumsi makanan bergizi seimbang.
- Perbanyak minum air putih.
- Istirahat yang cukup.
- Kurangi stres berlebihan.
- Minta dukungan pasangan dan keluarga.
- Konsultasikan dengan konselor laktasi jika mengalami kesulitan.
Dengan dukungan yang tepat, peluang keberhasilan menyusui akan semakin besar.
Baca Artikel Lainnya: Viral! ART Cinta Laura Lulus SMA, Kini Dapat Dukungan Kuliah Hukum
Amanda Manopo Jadi Inspirasi Banyak Ibu Baru
Komitmen Amanda Manopo untuk memberikan ASI eksklusif dan melanjutkan menyusui hingga dua tahun menunjukkan bahwa kesehatan bayi menjadi prioritas utamanya.
Pilihannya untuk mengombinasikan DBF dan pumping, menunda diet, serta menjaga pola makan sehat menjadi contoh bahwa keberhasilan menyusui membutuhkan komitmen, kesabaran, dan dukungan dari orang-orang terdekat.
Meski perjalanan menyusui setiap ibu berbeda, semangat untuk memberikan nutrisi terbaik bagi buah hati tetap menjadi tujuan yang sama.
Butuh ART atau Babysitter agar Ibu Bisa Fokus Menyusui? Percayakan kepada Cicana
Masa menyusui membutuhkan waktu, tenaga, dan perhatian penuh. Agar ibu dapat lebih fokus memberikan ASI eksklusif sekaligus menjaga kesehatan pasca melahirkan, pekerjaan rumah bisa dibantu oleh tenaga yang profesional.
Cicana hadir sebagai penyalur Asisten Rumah Tangga (ART), Babysitter, Nanny, hingga Perawat Lansia yang telah melalui proses seleksi dan pembekalan. Dengan bantuan tenaga kerja yang tepat, ibu dapat memiliki waktu istirahat yang cukup, lebih nyaman menjalani proses menyusui, dan tetap menjaga keseimbangan antara mengurus keluarga serta aktivitas sehari-hari.
Ingin proses yang lebih praktis dan minim risiko? Konsultasikan kebutuhan Anda sekarang melalui WhatsApp: 0822-1111-3614.
