Menentukan Kebutuhan ART? Ini 7 Hal yang Perlu Dilakukan
Pekerjaan rumah yang menumpuk sering membuat Buibu merasa membutuhkan bantuan. Belum lagi memasak, merapikan barang, membersihkan kamar mandi, atau mengurus kebutuhan anggota keluarga.
Tapi sebelum mulai mencari, ada satu hal yang sering terlewat: menentukan kebutuhan ART yang sebenarnya dibutuhkan di rumah.
Sebab, bantuan rumah tangga bukan sekadar soal mencari orang yang bisa mengerjakan banyak pekerjaan. Buibu juga perlu memastikan pekerjaan yang diberikan realistis, prioritasnya jelas, dan sesuai dengan kondisi rumah.
Supaya tidak salah menentukan kebutuhan, berikut 7 hal yang bisa Buibu lakukan sebelum memilih ART.
1. Jangan Mulai dari “Saya Butuh ART”, Mulai dari Kebutuhan Rumah
Kalimat “saya butuh ART” atau “saya mencari asisten rumah tangga” masih terlalu umum.
Saat menentukan kebutuhan ART, coba mulai dengan mengidentifikasi masalah yang ingin diselesaikan.
Misalnya:
“Saya pulang kerja sore dan tidak sempat mengurus pekerjaan rumah.”
Atau:
“Saya kesulitan membagi waktu antara mengurus anak dan pekerjaan rumah.”
Atau:
“Saya sebenarnya bisa mengurus rumah, tetapi pekerjaan mencuci dan memasak terlalu menyita waktu.”
Masalah yang berbeda membutuhkan bantuan yang berbeda pula.
Kalau masalah utamanya adalah pekerjaan rumah yang menumpuk, Buibu mungkin membutuhkan bantuan untuk pekerjaan household. Kalau masalah utamanya adalah waktu untuk mengurus anak, kebutuhan bantuan di rumah bisa berbeda lagi.
Jadi, tentukan dulu masalah yang ingin diselesaikan sebelum menentukan seperti apa ART yang dibutuhkan.
2. Petakan Pekerjaan Rumah untuk Menentukan Kebutuhan ART
Coba tuliskan seluruh pekerjaan rumah yang biasanya dilakukan dalam satu minggu.
Setelah itu, bagi menjadi tiga kelompok:
Pekerjaan Harian
Contohnya:
- Menyapu dan mengepel
- Mencuci piring
- Menyiapkan makanan
- Merapikan rumah
- Mencuci pakaian tertentu
Pekerjaan Mingguan
Misalnya:
- Membersihkan kamar mandi
- Mengganti sprei
- Membersihkan kaca
- Membersihkan area tertentu
Pekerjaan Berkala
Contohnya:
- Membersihkan kulkas
- Membersihkan lemari
- Deep cleaning
- Merapikan gudang
Cara sederhana ini membantu Buibu melihat seberapa besar sebenarnya beban pekerjaan rumah.
Bisa jadi setelah dipetakan, ternyata masalah utamanya hanya beberapa pekerjaan tertentu yang paling menguras waktu. Dari sini, kebutuhan ART menjadi lebih mudah ditentukan.
3. Cari Tahu Kapan Pekerjaan Rumah Paling Banyak Menumpuk
Jumlah pekerjaan bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan saat menentukan kebutuhan ART.
Waktu pekerjaan tersebut muncul juga penting.
Misalnya, pagi hari menjadi waktu paling sibuk karena harus menyiapkan sarapan, membereskan rumah, dan menyiapkan anak sekolah.
Sore hari kembali sibuk karena keluarga mulai pulang, perlu menyiapkan makan malam, membereskan rumah, dan mengurus anak.
Dari sini, Buibu bisa melihat kapan bantuan paling dibutuhkan.
Hal ini juga membantu ketika nantinya menentukan sistem kerja ART. Kebutuhan keluarga mungkin bukan sekadar “butuh bantuan setiap hari”, tetapi bantuan pada pekerjaan dan rutinitas tertentu yang paling menyita waktu.
4. Bedakan Pekerjaan yang Harus Selesai Hari Ini dan yang Bisa Ditunda
Tidak semua pekerjaan rumah memiliki tingkat urgensi yang sama.
Contohnya:
Prioritas tinggi:
- Mencuci piring
- Menyiapkan makanan
- Membuang sampah
- Menyiapkan kebutuhan anak
Bisa ditunda:
- Melipat pakaian
- Merapikan lemari
- Membersihkan area tertentu
Bisa dilakukan secara berkala:
- Membersihkan kaca
- Membersihkan kulkas
- Deep cleaning
Pembagian ini penting karena dalam kondisi tertentu semua pekerjaan mungkin tidak bisa selesai sekaligus.
Daripada memberikan daftar pekerjaan yang panjang tanpa prioritas, lebih baik Buibu sudah mengetahui mana yang wajib diselesaikan terlebih dahulu.
Dengan begitu, menentukan kebutuhan ART tidak hanya berdasarkan banyaknya pekerjaan, tetapi juga berdasarkan pekerjaan mana yang paling penting untuk dibantu.
5. Tentukan “Standar Selesai”, Bukan Hanya Daftar Pekerjaan
Ini salah satu hal yang sering menyebabkan ekspektasi berbeda antara keluarga dan ART.
Misalnya Buibu mengatakan:
“Tolong bersihkan kamar mandi.”
Pertanyaannya, seperti apa kamar mandi yang dianggap sudah bersih?
Apakah cukup disapu dan dipel? Perlukah wastafel juga dibersihkan? Bagaimana dengan kaca, toilet, atau tempat sampah?
Karena standar bersih setiap orang bisa berbeda, Buibu sebaiknya memiliki gambaran yang cukup jelas mengenai hasil yang diharapkan.
Tidak harus dibuat seperti SOP yang rumit. Cukup tentukan hal-hal penting yang memang menjadi perhatian keluarga.
Dengan begitu, ketika ART mulai bekerja, Buibu tidak hanya memberikan daftar tugas, tetapi juga memiliki standar hasil yang lebih jelas.
Hal ini juga membantu memastikan kebutuhan bantuan rumah tangga yang sudah ditentukan sejak awal bisa diterjemahkan menjadi pekerjaan yang realistis.
6. Jangan Masukkan Semua Pekerjaan ke Dalam Satu Jobdesk
Saat membuat daftar kebutuhan, mungkin Buibu akan menemukan banyak pekerjaan yang ingin dibantu.
Namun, hati-hati agar daftar tersebut tidak berubah menjadi:
Bersih-bersih + masak + cuci + setrika + belanja + jaga anak + semua pekerjaan lainnya.
Semakin banyak pekerjaan yang dimasukkan, semakin penting untuk melihat apakah semuanya memang realistis dilakukan dalam sistem kerja yang dipilih.
Coba bedakan:
Pekerjaan Utama
Kategori pekerjaan yang menjadi prioritas dan harus dilakukan.
Pekerjaan Tambahan
Pekerjaan yang bisa dilakukan jika pekerjaan utama sudah selesai.
Pembagian ini membantu Buibu menentukan kebutuhan ART dengan lebih realistis dan menghindari ekspektasi yang terlalu luas.
Jangan sampai Buibu mencari satu orang untuk mengerjakan terlalu banyak hal tanpa mempertimbangkan waktu dan beban kerjanya.
7. Evaluasi Lagi: Bantuan Apa yang Sebenarnya Dibutuhkan?
Setelah semua pekerjaan dipetakan, coba lihat kembali.
Apakah seluruh pekerjaan tersebut memang harus dialihkan kepada ART?
Atau sebenarnya ada pekerjaan tertentu yang masih ingin Buibu lakukan sendiri?
Misalnya, Buibu mungkin ingin tetap memasak untuk keluarga karena sudah menjadi rutinitas yang disukai. Tetapi ingin mengalihkan pekerjaan mencuci, menyetrika, dan membersihkan rumah.
Tidak ada pembagian pekerjaan yang berlaku untuk semua keluarga.
ART seharusnya membantu mengurangi beban yang memang ingin Buibu kurangi, bukan otomatis mengambil alih seluruh pekerjaan rumah.
Dari sini, Buibu akan lebih mudah menentukan kebutuhan ART sekaligus kriteria kandidat yang dibutuhkan.
Sudah Tahu Kebutuhan Rumah? Baru Pilih ART yang Sesuai
Menentukan kebutuhan sebelum mencari ART bisa membantu Buibu mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang bantuan seperti apa yang sebenarnya dibutuhkan di rumah.
Mulai dari mengidentifikasi pekerjaan yang paling menguras waktu, menentukan prioritas, sampai membedakan pekerjaan utama dan tambahan.
Dengan begitu, Buibu tidak hanya mencari ART yang “bisa mengerjakan banyak hal”, tetapi mencari kandidat dengan kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan keluarga.
Sudah tahu bantuan seperti apa yang dibutuhkan di rumah? CICANA dapat membantu Buibu menemukan kandidat sesuai kebutuhan melalui proses seleksi yang terstruktur.
Untuk informasi kandidat dan layanan CICANA, Buibu bisa menghubungi tim CICANA melalui WhatsApp.
